Post Terkini

Wednesday, February 26, 2014

Mimpi Sang Penulis


Mimpi Sang Penulis

      Iya, mimpi itu tidak bisa dipastikan datang kapan tak tentu kapan mimpi itu kapan terwujud .Suatu hal yang sangat sulit buat dipastikan kapan mimpi itu benar-benar ada. Disaat sudah memastikan mimpi , malah sebalikanya mimpi itu benar-benar berpihak padaku. Kadang aku berpikir bahwa suatu hal yang terlalu dipaksakan malah menjadi bayangan semu. Bayangan yang hanya disusun didalam rangkaian setiap malam disaat rangkaian itu menemani malam tidur lelapku. Setiap kata selalu kunaungi dengan doa berharap menjadi salah satu dari impianku itu ada , nyata dan terwujud. Tapi semua itu hanya imipianku semata-mata untuk memotivasiku agar menjadi yang berarti dikehidupanku kelak. Aku ingin menjadi mimpi itu , menjalani hari-hariku bersama mimpi itu, hidup nyata di dalamnya tanpa ada pengusik yang menghalangi penyempurna mimpi itu. Tahuhkah siapa mimpi itu? yang lama-lama kehadirannya akan dimakan oleh sang waktu yang selalu berputar berotasi layaknya matahari , bumi dan bulan. Matahari itu menemani mimpi di waktu aku menjali aktivitasku dikehidupan sehari-hariku, bulan tempat dimana kau mencurhakan semua mimpi itu bersama bintang yang selalu menemaniku di balik selimut tebalku dan bumi dialah tempat dimana aku mewujudkan mimpi-mimpi besarku. Khayalan mimpi yang selalu tertulis dalam note diaryku itu belum tentu akan menjadi kehudpan dimasa depanku tetapi terkadang bila waktu mengizinkan mimpi itu hadir seolah-olah menemani sepanjang kehidupan kecilku dalam mewujudkan semua harapan besarku bersama mimpi itu sendiri. Yahhh , harapan yang terbaik dalam hidup dan membawa kebaikan dimana mimpi itu berpijak dengan ditemani oleh sang waktu manaklanya akan membutikan semuanya. Memang di dunia ini tak ada yang tidak mungkin tak ada yang nyata dan tak ada pula yang benar-benar terjadi layaknya sebuah sinetron yang diawali dengan skenario yang sudah direncanakan. 


Mimpi Sang Penulis

   Awalnya sebuah mimpi itu datang ketika mimpi itu benar-benar menjajikan dan membuat sang pemimpi ingin sekali meraih mimpi itu lalu menjadikannya kenyataan yang benar-benar ada dikehidupannya. Memang meraih mimpi itu selalu dengan perjuangan yang kadarnya benar-benar melelahkan , membuat peraihnya itu seakan kehilangan arah dan kadang kehilangan apa yang memang menjadi mimpi itu sampai-sampai kegagalan selalu menghantui di tengah-tengah perjalanan meraihnya tetapi kadang mimpi itu sendiri bersembunyi dibalik pintu kegagalan dan disaat itu semua seakan menjadi sia-sia yang tadinya akan menjadi sebuah harapan besar nyata adanya di dunia yang indah dan penuh dengan permasalahan yang harus di hadapi dengan senyuman tulus yang menandakan ketegaran meraih mimpi untuk menjalani sebuah kehidupan yang terindah. 

No comments:

Post a Comment

Designed By VungTauZ.Com